tulisan ini dibuat dalam kertas diary dan disalin kembali pada web, sebelumnya aku sebagai penulis mengucapkan terimakasih banyak kepada pembuat web ini karannya tulisan yang selama ini dirangkai dalam kertas bisa terpublish. 10 oktober 2025 tepat satu hari setelah aku memilih untuk menjalin hubungan dengan laki-laki sederhana namun punya banyak misteri didalamnya, aku mulai berlayar kembali setelah menata hati yang sempat karam, kali ini aku memulai dengan sedikit harap, terakir ku membawa harapan yang begitu sesak hingga memenuhi kapal dan akhirnya tenggelam, menenggelamkaan aku bersamanya, nyaris mati aku. Tapi kali ini harapan yang kubawa hanya satu, mungkin harapan ini memang aga berat tapi kali ini aku menanggungnya bersama dan ku rasa harapan ini cukup sehingga tidak memenuhi kapal seperti kemarin. aku sadar bahwa aku tidak bisa memprediksi cuaca, tapi aku tau tujuanku. jika badai terjadi semoga aku bisa bertahan, bekal yang aku siapkan cukup. karna aku yakin aku mempunyai nahkoda yang siap untuk mengambil peran saat perbekalan kami berkurang, aku percaya pada nahkodaku, kali ini aku tidak hanya berdua tapi aku bersama tuhan. sebagai pentunjuk jalan yang akan membawa kami, namun jika pada akhirnya aku dan nahkoda ku tidak berjalan ketujuan yang sama dan kita terpaksa membuang harapan itu ke samudra biru aku yakin tuhan pasti tau itu yang terbaik,tapi percayalah aku ingin nahkodaku satu-satunya orang yang membawaku dan harapan ke tujuan itu. dan semoga perjalanan kali ini kami bisa melewati bersama terik, salju, hujan, badai apapun cuaca yang ada. semoga